Gerakan Lintas Aktivis Mahasiswa (GLAM) Gelar Aksi di KPK serta Kementerian PUPR

  • Whatsapp

ALREINAMEDIA.COM,JAKARTA-Gerakan Lintas Aktivis Mahasiswa (GLAM)  menggelar aksi di depan gedung KPK serta didepan kantor Kementrian PUPR, Rabu (22/07/20).

Massa GLAM tersebut memulai aksinya pada pukul 12.00 WIB, yang kemudian menuju kantor KPK untuk menyampaikan atas apa yang di lakukan oleh Pokja Mendi Sapulette.

Read More

Ivan Ahmad menduga adanya persekongkolan antara Kontraktor dengan oknum-oknum pejabat  Balai Pelaksanaan Pemilihan Jasa Kontruksi (BP2JK) wilayah Maluku.

“Aksi kali ini adalah menuntut  Pokja Mendi Sapulette, yang Kami duga adanya kongkalikong antara Kontraktor dengan oknum-oknum pejabat Balai Pelaksanaan Pemilihan Jasa Kontruksi (BP2JK) wilayah Maluku.

Ia melanjutkan, bahwa dengan berjalannya waktu, Ia juga menduga persekongkolan tersebut semakin langgeng.

“Saban tahun, praktik persekongkolan jahat antara pengusaha jasa kontruksi  bersama segelintir oknum di Unit Pelaksanaan Teknis  di bawah Kementrian PUPR ini masih langgeng,”kata Ivan Ahmad.

Merasa kurang puas, massa aksi kemudian bergeser menuju ke Kementrian PUPR untuk melanjutkan aksi serta penyerahan berkas dugaan Tindak Pidana Korupsi (KPK)  agar pihak Kementrian PUPR mengevaluasi dan Investigasi langsung.

“Kami datang ke Kementrian PUPR karena menduga ada kejahatan mafia proyek yang ada di Provinsi Maluku, sehingga Kita bermaksud menyampaikan kepada Kementrian PUPR untuk mengevaluasi dan menindaklanjuti serta melakukan Investigasi dalam menelusuri  Mafia-mafia Proyek yang ada di Balai dan di BP2JK,”lanjut Ivan Ahmad.

Sebelum membubarkan diri, massa melakukan penyerahan berkas dugaan Tindak Pidana Korupsi. Yang pada saat itu di serahkan langsung oleh Ketua Gerakan Lintas Aktivis Mahasiswa kepada perwakilan Humas Kementrian PUPR.

 

Reporter : Reva Mahendra Prastama

Editor : Bagus Alfianto Rajib

#KementrianPUPR

Related posts