Satgas II UPT Puskesmas Tanjung Buntung Lakukan Penyisiran dan Penyuluhan Tentang Covid-19

  • Whatsapp

Batam – Tim Satuan Tugas (Satgas) II Percepatan Penanganan corona virus disease (Covid-19)  UPT. Puskesmas Tanjung Buntung, Bengkong. Melakukan kegiatan Penyisiran dan penyuluhan tentang Covid-19 kepada masyarakat di  wilayah RW 11 sampai 19 Kelurahan Tanjung Buntung, Kecamatan Bengkong, Batam. Rabu (6/5/2020).

Dipimpin tim dr. Nidia Astari berserta  Anggota : Ayu, Marisi, Friska, Sri Wahyuni, Andi, Tuti, Alif, Tiurma dan Ronaldi. Tim ini langsung bergerak menyisir  RW 11 sampai 19 di wilayah kelurahan Tanjung Buntung,  Kecamatan Bengkong.

Read More

Dengan thermal gun, tim ini mengukur suhu warga sekaligus mengindentifikasi dan warga yang memiliki gejala dan riwayat keluar daerah kota Batam.

Ketua Tim Satgas II UPT Puskesmas Tanjung Buntung dr.Nidia Astari memberikan pemahaman kepada warga tentang kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona (Covid-19). Dimana antara lain adalah mengurangi kegiatan di luar rumah yang sifatnya menimbulkan keramaian. Apabila kegiatan di luar rumah sangat penting maka tetap jaga jarak dengan orang di sekitar dan selalu gunakan masker.

“Jangan sampai bersentuhan langsung dengan orang lain atau menerapkan sosial distancing dalam bermasyarakat. Dan pada saat kembali ke rumah langsung cuci tangan atau mandi menggunakan sabun dan mengganti pakaian,” ungkap dr Nadia.

“Ini sebagai langkah nyata mencegah penyebaran virus corona yang saat ini telah menyebar di Kecamatan Bengkong. Dimana sudah ada warga Bengkong yang dinyatakan positif Covid-19,” jelas Nadia.

Ketua Tim Satgas II UPT Puskesmas Tanjung Buntung dr.Nidia Astari menghimbau kepada Warga untuk mendukung kebijakan pemerintah tentang pencegahan Covid-19. Diantaranya meningkatkan kesadaran untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan orang sekitar. Sebisa mungkin masyarakat berdiam diri di rumah dan melakukan pekerjaannya di rumah saja.

“Dengan kegiatan penyisiran dan penyuluhan tentang Covid-19 secara terus menerus kepada warga masyarakat, sehingga warga masyarakat tidak panik dan selalu menjaga kesehatan dan kebersihan,” tutup dr Nadia.

(Andy HB)

 

Related posts