Lewat Bukit Permata, Wabup Lingga Berbagi di Tengah Pandemi Covid-19

  • Whatsapp

Lingga – Usai menggelar penyerahan bantuan di Desa Sekanah, rombongan Wakil Bupati Lingga bertolak menuju Kelurahan Pancur Lingga Utara, tepatnya di Masjdi Al-Hikmah Senanggai.

Melalui masjid inilah, Wakil Bupati Lingga Muhammad Nizar yang didampingi oleh Kabag Kesra Jaya Atmajariya serta perwakilan dari Baznas Kabupaten Lingga kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan pada hari ke-12 Ramadhan tahun 1441 Hijriyah ini.

Read More

Sebanyak 30 paket sembako serta masker dibagikan kepada masyarakat setempat dengan disaksikan oleh Camat Lingga Utara dan Lurah Pancur yang menerima langsung kedatangan rombongan Wakil Bupati Lingga di wilayah tersebut.

Kabag Kesra, Jaya Atmajariya yang ditunjuk mewakili Bupati Lingga dalam penyampaian sambutan menjelaskan bahwa berdasarkan Surat Edaran Menteri, Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan sebaginya terkait pelaksanaan ibadah dan Syawal di seluruh Indonesia, bahwa dianjurkan kepada masyarakat untuk melaksanakan ibadah di rumah masing-masing.

“Namun, dalam maklumat MUI, bagi daerah yang penyebarannya masih rendah atau zona hijau, maka kegiatan ibadah boleh dilakukan dengan sebagaimana mestinya, dengan catatan tetap menjaga agar tidak terpapar covid-19 tersebut,” kata Jaya pada Selasa (05/05/2020).

Berdasarkan itu, Kesra menerbitkan Surat Edaran nomor 0625 yang menyatakan bahwa, Pemkab Lingga masih tetap membuka atau tak menutup pintu masjid. Artinya tetap melaksanakan ibadah sebagaimana mestinya, sesuai maklumat MUI, demikian Kabag Kesra menambahkan penjelasannya terkait hal tersebut.

“Tetap menjaga jarak, tidak bersentuhan atau bersalaman, dan senantiasa mencuci tangan. Artinya pengurus masjid harus menyiapkan sarana pencuci tangan. Selain itu, dihimbau juga agar pengurus masjid tidak membentang sejadah dan harus membawa sejadah masing-masing bagi para jemaah. Itu adalah salah satu ikhtiar kita untuk menghindari terpapar dari virus tersebut,” lanjutnya.

Jaya menekankan bahwa, walaupun dalam zona hijau, kita semua harus tetap waspada. “Oleh karena itu Wabup menyarankan agar safari ramadhan ini difokuskan dengan penyerahan sembako saja, tanpa tausyiah dan kegiatan berbuka bersama seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujar beliau menjelaskan.

Pada kesempatan itu, Kabag Kesra Kabupaten Lingga juga menginformasikan kepada masyarakat yang hadir di dalam masjid tersebut bahwa bersamaan dengan paket-paket bantuan yang diberikan terdapat beras hari produksi dari lokal, yakni dari Desa Panggak Darat.

“Ditengah situasi sulit ini, untuk membantu masyarakat Wakil Bupati Lingga menyedekahkan beras hasil dari sawah pribadinya sekitar 2.700  kilogram beras yang dikemas dalam karung Beras Cap Bukit Permata. Selain itu, juga ada gula, sirup, tepung, sarden dan susu yang telah disiapkan pemerintah daerah melalui bagian Kesra,” kata Kabag Kesra menjelaskan.

Bantuan ini diberikan, jelang bantuan lain yang akan diterima selanjutnya dari Pemerintah Daerah melalui Desa, dari Provinsi dan dari Pemerintah pusat. “Kite berharap, bantuan ini dapat meringankan beban hidup kite akibat terdampak Corona,” pungkasnya.

Usai penyerahan bantuan, Lurah Pancur menyempatkan diri menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Lingga dan kepada Baznas Kabupaten Lingga yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat di wilayah kerjanya. Ia berharap, bantuan yang diberikan bisa bermanfaat bagi masyarakat dan usaha dan doa diijabah oleh Allah serta bisa menjadi pahala bagi semua.

(MCLingga/RS/Daliful)

Related posts