Begini Kata Permasa Tanjungpinang-Bintan, Terkait Warga Aceh Meninggal di Tangerang

  • Whatsapp

Tanjungpinang – Warga Aceh Timur, Muhammad Basri (37), meninggal dunia diduga menjadi korban amuk massa di Jalan Raya Wana Kencana Sektor 12,4 Ciater, Tangerang, Jawa Barat pada Sabtu tengah malam (9/5/2020).

Almarhum Muhammad Basri bekerja sebagai sopir di sebuah perusahaan kargo di Tangerang. Ia diamuk massa ketika hendak membeli rokok ke Toko Alfamart yang tak jauh dari tempat tinggalnya dengan berjalan kaki.

Read More

Saat sedang beli rokok itulah, entah siapa yang memulai, tiba-tiba Basri diteriaki maling motor. Hal ini membuat massa kemudian berkerumun dan menyerang almarhum secara membabi buta dan menariknya dari dalam toko dengan cara yang keji hingga ke luar toko.

 

Hal ini pun sontak mendapat kecaman dari Dewan Pengurus Masyarakat Aceh (Permasa) Tanjungpinang – Bintan.

Ketua Permasa Tanjungpinang – Bintan, Abdullah Basyah, SE melalui Sekertarisnya, Irwansyah Putra, M.pd yang mengutuk kejadian yang telah menelan korban jiwa tersebut.

“Warga Aceh di Perantauan yang Ada di seluruh Wilayah NKRI, khususnya Warga Aceh di Kota Tanjungpinang untuk terus bahu membahu dalam menangani kasus serupa,” tegasnya.

Irwansyah meminta Pemerintah Aceh untuk mengalokasikan dana khusus untuk warga Aceh di perantauan yang terkena musibah.

Selain itu, Irwansyah juga meminta Polisi segera mengusut tuntas kasus tersebut.

“PERMASA TPI-BINTAN Juga Menghimbau Pihak kepolisian agar mengusut tuntas insiden biadab tersebut,” tutupnya.

(budi mb)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.